Wisata Sejarah Di Lawang Sewu Semarang

Wisata Sejarah Lawang Sewu Semarang

Wisata Sejarah Di Lawang Sewu Semarang. Belajar sejarah bukan hanya melalui buku atau cerita orang tua di zaman dulu. Mengunjungi tempat wisata juga termasuk belajar sejarah atau bisa mengunjungi museum yang memiliki data cukup lengkap. Pengunjung bisa mengetahui banyak hal mengenai peristiwa yang terjadi zaman dahulu atau masa penjajahan. Tempat yang sering digunakan untuk belajar sejarah di Indonesia salah satunya adalah Lawang Sewu yang terletak di Semarang, Jawa Tengah.

Lawang Sewu berlokasi di Jalan Pemuda, Kec. Semarang Tengah, Semarang Jawa Tengah 50132. Zaman dahulu, bangunan ini digunakan untuk kantor Nederlends-Indische Spoorweg Maatschappij  dan dibangun tahun 1904. Lawang Sewu juga berdekatan dengan Tugu Muda atau pada zaman dulu Wilhelminaplein. Karena termasuk tempat bersejarah, kini Lawang Sewu dijadikan sebagai museum yang ada di Semarang.

Kemudian mengapa harus mengunjungi Lawang Sewu Semarang sebagai tempat untuk belajar sejarah? Padahal masih ada banyak tempat lainnya yang bersejarah di Kota Semarang. Jadi simaklah beberapa ulasan berikut ini mengenai Lawang Sewu yang ada di Semarang.

Disebut Sebagai Bangunan Mistis

Lawang Sewu merupakan gedung tua yang sudah berusia ratusan tahun sejak dibangun. Di tambah dengan cerita yang beredar bahwa ada sebuah lorong yang sangat angker ketika malam hari. Tidak semua pengunjung boleh memasuki lorong tersebut. Di samping karena angker dan gelap di malam hari, terdapat gas beracun yang dikhawatirkan akan membahayakan pengunjung.

BACA JUGA : Keindahan Gua Pindul Yogyakarta

Bukan itu saja, jika melihat bangunannya dari luar gedung sangat terlihat jika bangunan memiliki banyak cerita pelik di dalamnya. Terlebih ketika malam hari, lampu yang diletakkan di bawah dan akan menyoroti gedung Lawang Sewu Semarang dari luar menambah mistis bangunan tersebut. Namun, dibalik itu semua Lawang Sewu pernah dijadikan uji nyali dari sebuah program TV Indonesia.

Memiliki Banyak Pintu

Dinamai Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki banyak pintu dan saling berhubungan dari setiap ruangan ke ruangan lainnya. Namun, sebenarnya ada 1.200 pintu dengan lubang pintu sebanyak 429 buah. Jadi, untuk pengunjung yang baru pertama kali mengunjungi Lawang Sewu sebaiknya menyewa tour guide atau melihat peta yang sudah disediakan oleh pengelola. Hal ini untuk menghindari tersesat hingga ke bangunan lainnya yang ditakutkan dilarang untuk dimasuki oleh pengunjung.

Selain terkenal karena banyaknya pintu, juga terdapat jendela mozaik yang sangat cantik di beberapa bangunan. Lawang Sewu Semarang juga memiliki jendela tersebut berukuran sangat besar dan menjulang tinggu dengan perpaudan warna mozaik yang unik. Terdapat gambaran zaman dahulu yang identik dengan bangsa Belanda.

Lokasi Berfoto

Lokasi Lawang Sewu juga terdapat sebuah lokomotif kereta api yang pernah digunakan pada zaman Belanda. Menurut sejarah, dahulunya Lawang Sewu digunakan sebagai kantor untuk mengurus administrasi kereta api. Jadi pengunjung bisa berfoto ria di samping kereta api yang sangat bersejarah. Selain itu pengunjung juga bisa berfoto di teras utama Lawang Sewu. Hasil foto akan terlihat dari sudut bangunan utama Lawang Sewu dan terlihat jendela mozaik.

Jika berfoto di dalam gedung, pengunjung bisa berfoto di belakang jendela mozaik yang ketinggiannya mencapai 9 meter. Menurut sejarah, jendela mozaik di Lawang Sewu Semarang ini pernah dipugar sampai tahun 1918 sejak pertama dibangun. Meskipun begitu, tetap saja memiliki kesan indah ketika digunakan untuk berfoto.

Tidak hanya itu saja, pengunjung juga bisa berfoto di pintu seribu. Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa ada banyak pintu yang saling berhubungan antar ruangan. Jadi ketika pengunjung berfoto maka dibelakangnya akan nampak deretan pintu yang sejajar.

Nah, itulah beberapa ulasan mengenai Lawang Sewu Semarang. Jadi berlibur bukan hanya soal menyegarkan diri dan pikiran saja. Melainkan belajar sejarah zaman dahulu dan menambah pengetahuan.